Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / NASIONAL / Harga Semen Mahal, Menperin RI Siap Resmikan Pabrik Semen Di Papua

Harga Semen Mahal, Menperin RI Siap Resmikan Pabrik Semen Di Papua

harga-semen-mahal-menperin-ri-siap-resmikan-pabrik-semen-di-papuaJayapura, PAPUANEWS.ID – Menteri Perindustrian Airlangga Hartato baru saja dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam pertemuan ini, banyak sekali membahas soal perkembangan investasi yang siap diresmikan, salah satunya pabrik semen pertama di Papua.

“Ada pabrik semen di Papua kapasitasnya 1,5 juta ton dengan nilai investasi Rp6 triliun di Manokwari,” kata Airlangga di Komplek Istana, Jakarta, Senin (31/10/2016).

Dengan diresmikannya pabrik semen pertama di Papua, harga semen di Papua akan sama dengan wilayah yang lain. Investor yang membangun pabrik semen ini berasal dari China

“Itu BUMN dari China, ini pabrik semen pertama di Papua sehingga harganya bisa sama dengan wilayah lain. Saya minta Presiden membuka. Selain itu investasi di kawasan Kendal, diresmikan bersama PM Singapura, light industrial estate. Khusus untuk furniture dan industri ringan lainnya,” jelasnya.

Baca juga :   Warga Asing Tertangkap Selundupkan Kupu-kupu Langka Papua

Tidak hanya itu, ada proyek investasi yang juga siap diresmikan, yakni pabrik kertas di Ogan Komering Ilir dengan kapasitasnya 4 juta ton per tahun dan nilai investasinya Rp20 triliun.

“Kami juga laporkan perkembangan ekspansi Candra Asri dan pembangunan pabrik Pulp di Pelalawan. Ini untuk rayon, bahan baku tekstil, jadi kami kuat di hulu mulai dari rayon berbasis kayu, demikian pulal polyster dengan harga gas. Ini jadi punya kemandirian di bidang sandang,” tukasnya. (Red.AK)

Komentar Anda

About ALFRED KARAFIR

Check Also

Wakil Ketua Komisi I DPR : Kalau Tentara Ditarik, Terus Mau Diganti Hansip?

Jakarta, PAPUANEWS.ID –¬†Wakil Ketua Komisi I DPR fraksi PDI Perjuangan, Tubagus Hasanuddin tidak setuju jika ...