Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / NASIONAL / Empat Anggota KNPB Dikenakan Pasal Makar Di Manado

Empat Anggota KNPB Dikenakan Pasal Makar Di Manado

Manado, PAPUANEWS.ID – Sidang pra-peradilan yang diajukan oleh empat mahasiswa yang ditahan dan dijadikan tersangka dengan pasal makar digelar Senin (23/1). Dalam persidangan tersebut pemohon dalam hal ini Polres Manado Kota tidak dapat hadir.

Kepolisian Resort (Polres) Kota Manado menyerukan agar ketidakhadiran mereka dalam sidang prapradilan yang diajukan empat mahasiswa Papua tidak ‘ditafsirkan macam-macam.’

“Iya, kami memang tidak hadir, kami masih melengkapi berkas-berkas terkait kasus tersebut” kata Kasat Reskrim Polres Manado Kompol Edwin Humokor kepada Tim PAPUANEWS.ID yang menghubunginya lewat telepon selular, Selasa (24/01).

Empat mahasiswa yang ditahan dan dijadikan tersangka dengan pasal makar itu adalah Hiskia Meage yang merupakan salah satu pemimpin Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Wiliam, Emanuel dan Panus. Empat tersangka itu terancam hukuman maksimal penjara antara 20 tahun hingga seumur hidup.

Baca juga :   Ini Harapan Anak Papua Kepada Presiden Jokowi Saat Peringatan Hari Anak Nasional

Penangkapan terhadap Hiskia dan rekan-rekannya bermula pada 19 Desember 2016. Mereka disergap saat melakukan aksi dan berorasi di Manado. Saat itu puluhan mahasiswa Papua ikut terjaring dan ditahan. Namun akhirnya keterlibatan terhadap sangkaan melakukan makar berfokus pada keempat orang itu.

Penahanan terhadap keempat terduga makar itu diperpanjang selama 40 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 17 Februari. Namun dalam sidang pertama, Senin (23/1), Polresta Manado sebagai termohon tidak menghadiri persidangan, sehingga Ketua Majelis Hakim PN Manado, Alfin Usup menunda sidang pra peradilan ini.

“Meski banyak aparat polisi yang hadir di sini, namun ternyata hanya untuk pengamanan. Tidak ada yang dikuasakan atas nama Polresta Manado sebagai pihak termohon. Maka dengan demikian persidangan ini kami tunda hingga pekan depan Senin 30 Januari 2017,” ujar Alfin.

Baca juga :   Putra-Putri Papua Saatnya Tampil Di Garda Terdepan

KNPB merupakan organisasi ilegal yang merongrong dan membuat propaganda untuk memisahkan Papua dari NKRI.(YK)

 

Komentar Anda

About Yakleb

Beriman | Jujur | Berkarya | Demi cita-cita Papua untuk INDONESIA

Check Also

Presiden : Harga BBM Naik Rp 500, Jakarta Demo Sampai 4 Bulan, Coba Lihat Warga Papua

Jakarta, PAPUANEWS.ID – Presiden RI Ir. Joko Widodo menyinggung atas kenaikan yang beberaa kali naik ...