Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / INTERNASIONAL / Hak Jawab Pemerintah Indonesia Pada Sidang Dewan HAM ke-34

Hak Jawab Pemerintah Indonesia Pada Sidang Dewan HAM ke-34

Jenewa, PAPUANEWS.IDMenanggapi tuduhan 7 negara pasifik dalam sidang Dewan HAM ke-34 di Jenewa (1/3), delegasi Indonesia berbalik mendorong Vanuatu agar fokus untuk menyelesaikan tantangan situsi HAM internalnya yang terjadi di negaranya. Mulai dari pelanggran hak-hak perempuan, hukuman badan pada anak-anak, situasi di penjara dan persoalan korupsi yang menjadi budaya di Vanuatu.

Tidak hanya Indonesia, dengan pernyataan tersebut ke 7 negara pasifik tersebut mendapat tanggapan miring karena mayoritas negar-negara anggota Dewan HAM dan negara-negara anggota PBB yang hadir melayangkan pernyataan yang menginjak Vanuatu secara politis.

Ketua delegasi Venezuela selaku Ketua Gerakan Non-Blok dengan tegas menyatakan bahwa setiap negara memiliki kedaulatan untuk mengatasi persoalan HAM yang dihadapi. Prinsip yang Gerakan Non-Blok terus majukan adalah dialog dan kerja sama dalam pemajuan dan perlindungan HAM, dengan tetap menghormati kedaulatan pembangunan dan integritas wilayah.

Sejumlah negara Afrika dalam right of reply juga menyesalkan maneuver politisasi HAM dan serangan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah negara anggota PBB, sebagaimana yang dilakukan oleh 7 negara pasifik tersebut.

Berikut ini adalah pernyataan hak jawab pemerintah Indonesia yang disampaikan oleh delegasi Indonesia di Jenewa yang dikutip dari situs resmi Kemlu RI.

Baca juga :   Mahasiswa Papua Sebaiknya Tidak Mendukung OPM

Bapak Wakil Presiden Dewan HAM ke-34,

Indonesia menolak dengan tegas tuduhan yang dibuat oleh Delegasi Vanuatu mengenai masalah Papua yang tidak mencerminkan situasi nyata di lapangan.

Kiprah Indonesia pada upaya promosi dan perlindungan hak asasi manusia tidak terbantahkan dan cerminan nyata.  Indonesia telah dan terus bekerja sama dengan berbagai Special Procedure and Mandate Holder Dewan HAM PBB. Indonesia juga mengembangkan kolaborasi di tingkat bilateral, regional dan multilateral termasuk dalam  menguatkan mekanisme HAM Dewan HAM, termasuk dalam rangka promosi dan perlindungan hak-hak dasar. Bahkan, pada tahun 2017 ini Indonesia telah mengundang dan akan menerima kunjungan dari dua Pelapor Khusus ke Indonesia, dan pada bulai Mei 2017 Indonesia akan  menyampaikan Laporan UPR Ketiga di Dewan HAM.

Kami juga ingin menegaskan kembali bahwa sebagai negara demokratis yang  berdasarkan aturan konstitusi hukum, Pemerintah Indonesia siap dan menempuh berbagai upaya untuk mengatasi tuduhan pelanggaran HAM, serta mengambil tindakan pencegahan dan menegakkan keadilan. Dalam hal ini, Pemerintah Indonesia memegang teguh komitmen untuk terus mempromosikan pemenuhan hak-hak rakyatnya di Papua. Bertentangan dengan klaim yang dibuat oleh Vanuatu, banyak kemajuan yang telah dicapai untuk mewujudkan tujuan tersebut di lapangan.

Kami sangat menyesalkan bahwa Pemerintah Vanuatu dengan sengaja terus menggunakan isu HAM untuk menjustifikasi dukungan mereka terhadap gerakan separatis Papua. Pernyataan yang disampaikan oleh Pemerintah Vanuatu perlu dipertanyakan karena bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar PBB yang ditegaskan dalam Piagam PBB maupun kewajiban Vanuatu terhadap berbagai hukum internasional yang relevan.

Pemerintah Vanuatu seharusnya tidak mengalihkan fokus mereka pada penanganan berbagai masalah HAM di negara mereka sendiri dengan mempolitisasi isu Papua untuk kepentingan politik domestik. Dalam hal ini, Pemerintah Indonesia siap untuk bekerja sama dengan Pemerintah dan rakyat Vanuatu dalam upaya mereka untuk mengatasi berbagai pelanggaran HAM rakyat Vanuatu, seperti kekerasan terhadap perempuan, hukuman badan bagi anak di bawah umur, kondisi penjara yang memprihatinkan, termasuk tindak penyiksaan terhadap narapidana, dan tantangan HAM lainnya yang dihadapi pemerintah dan rakyat Vanuatu.

Terima kasih”

Komentar Anda

About Charles Suebu

Netizen asal Papua yang memiliki pandangan berbeda terhadap dunia luar.

Check Also

KAPP Apresiasi Tawaran Kerja Sama Pemerintah Inggris

Jayapura, PAPUANEWS.ID – Tawaran kerja sama datang dari tim Program Pertumbuhan Ekonomi Hijau dari Pemerintah ...