Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / NASIONAL / Ratusan Satwa Asal Papua Diamankan Di Pelabuhan Tanjung Priok

Ratusan Satwa Asal Papua Diamankan Di Pelabuhan Tanjung Priok

Jakarta, PAPUANEWS.ID – Seorang pemuda berinisial IK (27) terpaksa diamankan oleh pihak aparat keamanan pelabuhan tanjung priok dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok karena kedapatan membawa ratusan satwa liar dan dilindungi dari Papua.

Satwa jenis reptil tersebut dibawa tanpa dokumen oleh LK, dari Papua menggunakan kapal penumpang KM. Dobonsolo untuk diantar ke seseorang berinisial R di daerah Jakarta Selatan untuk kegiatan komunitas Reptil.

Saat itu Polisi memeriksa kedatangan kapal yang membawa penumpang turun 185 jiwa dan 3 unit kendaraan. Pada Jumat (16/6), sekitar pukul 22.00 WIB. Salah satu penumpang berinisial IK, 27 kedapatan membawa 2 kardus berisi satwa liar setelah melewati mesin X Ray.

Saat petugas membuka isi kardus tersebut ditemukan satwa liar berisi 279 ekor jenis reptil antara lain Ular, Biawak dan Kadal. Berikut satwa liar yang diamankan: Spesies ular berbagai jenis antara lain: Green Tree Python Condro  20 ekor,  Mono Pohon  96 ekor, Python Patola 5 ekor, Python Gol Albert  4 ekor, Mono Tanah / Aspera  89 ekor, Pensil 11 ekor, Eagle / Derik  9 ekor. Untuk Spesies Biawak Papua/Varanus Jobiensis sebanyak  2  ekor. Sedangkan, spesies  kadal berbagai jenis sebanyak 43 ekor antara lain :  Kadal Panama  9 ekor,  dan Kadal Duri  33 ekor, Kadal Hijau = 1 ekor.

Baca juga :   DPR RI Minta Presiden Evaluasi Kinerja Polisi Di Papua

Polisi langsung membawa pemilik satwa tersebut ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk dilakukan pemeriksaan dengan berkoordinasi dengan pihak Karantina dan Balai Konsevasi Sumber Daya Alam  Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Roberthus Yohanes De Deo menjelaskan setiap kedatangan maupun keberangkatan kapal pihaknya melakukan operasi cipta kondisi untuk mengamankan Tempat, Barang dan Orang.

“Apalagi saat ini menjelang Hari Raya Idul Fitri Terminal Penumpang Pelni akan dipadati kegiatan arus mudik sehingga perlu adanya pengamanan ekstra yang melibatkan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Stakeholder Pelabuhan,” katanya, Sabtu (17/6).

Atas perbuatannya pelaku yang menguasai hewan-hewan yang terdaftar sebagai satwa dilindungi oleh peraturan dalam UU No 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta.(YK)

Komentar Anda

About Yakleb

Beriman | Jujur | Berkarya | Demi cita-cita Papua untuk INDONESIA

Check Also

Wakil Ketua Komisi I DPR : Kalau Tentara Ditarik, Terus Mau Diganti Hansip?

Jakarta, PAPUANEWS.ID – Wakil Ketua Komisi I DPR fraksi PDI Perjuangan, Tubagus Hasanuddin tidak setuju jika ...