Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / NASIONAL / Rajip : Ngontel Dari Bandung Ke Papua Berbekal 200 Ribu

Rajip : Ngontel Dari Bandung Ke Papua Berbekal 200 Ribu

Bandung, PAPUANEWS.ID – Sebut saja Rajip, merupakan pria salah satu warga Kampung Panundaan, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten bandung, Jawa Barat mempunyai keinginan untuk mengelilingi Indonesia menggunakan sepeda ontel yang hampir menjadi kenyataan.

“Saya akan melakukan perjalanan ke Merauke Papua, meneruskan sebelumnya yang telah saya lakukan ke Sabang, ujar lelaki berumur 31 itu, Selasa (25/7) malam.

Sepeda ontel yang digunakan Rajip ini merupakan sepeda rakitan bermerk Rambler pabrikan Inggris berhasil menaklukkan jalan menuju ke titik 0 indonesia, tepatnya di ujung timur Indonesia, saat gowes pada 27 September 2016 hingga 3 Januari 2017.

Hampir menginjak 100 Hari, Rajip melakukan perjalanan pulang pergi (PP) dari Bandung-Sabang. Lima bulan berselang, sejak Jumat (7/7) lalu, Rajip kembali mengayuh sepeda dari rumahnya di Ciwidey menuju Papua melalui jalur tengah Cirebon, Jabar. jarak jalan Ribuan kilometer itu siap ia hadapi.

Baca juga :   Luhut: Baru Pada Pemerintahan Sekarang Papua Dibangun

Sekarang saya sudah sampai bali, bermalam di rumah kawan,” ujarnya.

Tidak ada perbekalan khusus yang ia bawa. Sejumlah bendera, termasuk bendera Indonesia, dipasang di sepedanya. Selain itu, pamflet bertuliskan ‘Rajip Onthelis, BOS (Baraya Onthel Soreang) Goes Silaturahmi Bandung-Papua’ disimpan di bagian belakang sepeda.

Ia mengaku tidak perlu modal besar untuk nanti tiba ke Papua. Perjalanan dari Bandung, Rajip hanya berbekal uang Rp 200 ribu. Bahkan saat memasuki Bali, duitnya masih tersisa Rp 110 ribu.

“Saya bawa uang dua ratus ribu rupiah. Sekarang masih ada sisanya, habis sembilan puluh ribu rupiah,” ucap Rajip.

uang di sakunya awet karena tak jarang sepanjang perjalanannya banyak orang membantu memberi makan dan minum. Selain itu, guna menyambung hidup, tak jarang Rajip harus mencari pekerjaan sementara.

“Kalau waktu ke Sabang saya pernah kerja jadi buruh cuci piring dan buruh angkut petani. Kalau sekarang masih cari-cari sambil melanjutkan perjalanan,” katanya.

Baca juga :   Kriminal Bersenjata Sandera Warga Papua Di Tambang Emas

Banyak cerita terangkum sepanjang perjalanannya itu. Setiap siang Rajip mengayuh sepeda, malam harinya rehat. Tak jarang sebagian orang ramah mengajak Rajip untuk tidur di kediamannya.

“Misi yang saya lakukan gowes dari Bandung menuju Papua untuk bersilaturahmi dan memperbanyak relasi,” ujarnya.

Rajip belum mengetahui berapa lama ia akan melakukan perjalanan ke Papua, ia juga belum bisa membedakan jalur menuju Papua. “Belum tau kalau rute jalannya, jadi belum bisa bedain yang jelas ke Sabang banyak hutannya dan tanjakan panjang-panjang,” tuturnya.

Rabu (26/7/2017) pagi, ia melanjutkan perjalanan menuju Mataram. “Perjalanan yang saya lakukan untuk memperbanyak pengalaman dan silaturahmi. Saya bangga sudah tahu ujung barat Indonesia dan sekarang perjalanan menuju timur Indonesia,” tutur Rajip.

Komentar Anda

About Admin 2

Generasi muda yang ingin memajukan Papua dengan menjujung tinggi adat dan istiadat serta dengan dasar-dasar nilai Keagamaan.

Check Also

Presiden : Harga BBM Naik Rp 500, Jakarta Demo Sampai 4 Bulan, Coba Lihat Warga Papua

Jakarta, PAPUANEWS.ID – Presiden RI Ir. Joko Widodo menyinggung atas kenaikan yang beberaa kali naik ...