Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / NASIONAL / Bersama Jaga Papua, RI Rangkul Negara Kawasan Pasifik

Bersama Jaga Papua, RI Rangkul Negara Kawasan Pasifik

Jakarta, PAPUANEWS.ID – Ditinjau dari segi geografisnya, negara-negara yang ada di kawasan Pasifik memiliki ukuran yang relatif kecil dan juga penduduknya yang hanya terhitung ratusan ribu jiwa. Namun begitu sudah sering dari beberapa negara tersebut melontarkan isu-isu negatif yang tidak benar di level internasional kepada Indonesia tentang Prov. Papua dan Papua Barat.

Seperti salah satunya yang dilakukan Perdana Menteri Tonga, Akilisi Pohiva bersama beberapa pemimpin negara kepulauan di Pasifik seperti Vanuatu, Solomon Island, Nauru, Tuvalu, dan Marshal Island yang menyuarakan isu negatif yang tidak benar tentang Papua dan Papua Barat di berbagai forum regional dan internasional sedangkan dirinya sendiri tidak pernah melihat kemajuan dan pembangunan secara langsung.

Baca juga :   Modus Dukungan Vanuatu Terhadap ULMWP Terbongkar

“Khusus Vanuatu, konstitusinya itu ada menyebutkan bahwa mereka belum merasa merdeka jika semua bangsa Melanesia (termasuk Papua) belum merdeka dari Indonesia,” kata Tantowi di hadapan para wartawan saat bertandang ke kantor detikcom, Senin (31/7/2017) sore.

Tantowi menyayangkan bahwa selama ini nyaris tak pernah ada pejabat tinggi Indonesia yang mengunjungi negara-negara tersebut. Kalau pun ada paling hanya setingkat duta besar pada saat menyerahkan surat penugasan. Karena itu, dia berharap para politisi di DPR mau membentuk Kaukus Papua dan berkunjung ke negara-negara di Pasifik untuk merangkul mereka dan mengcounter berbagai isu terkait Papua. “Kunjungan ke Eropa dan negara-negara maju lainnya cukup lah, coba sekarang tengok ke Pasifik,” lanjut Tantowi.

Baca juga :   Papua Tidak Ingin Berpisah Dari NKRI

Dirinya juga mengungkapkan, Kelompok Separatis Papua (KSP) atau United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) sangat gencar melakukan upaya penggalangan ke tokoh-tokoh di Pasifik, parlemen, kampus, gereja, budayawan, dan lain-lain termasuk di Selandia Baru.

Tema-tema yang kerap diusung dalam kampante KSP adalah isu pelanggaran HAM oleh aparat keamanan RI, rasisme terhadap etnik keturunan Melanesia dan diskriminasi, genosida, serta gugatan terhadap proses Pepera 1969, dan hak menentukan nasib sendiri. “Mereka kerap menyebarkan HOAX dan memutarbalikkan fakta-fakta terkait Papua,” ujar Tantowi.(YK)

Komentar Anda

About Yakleb

Beriman | Jujur | Berkarya | Demi cita-cita Papua untuk INDONESIA

Check Also

Wakil Ketua Komisi I DPR : Kalau Tentara Ditarik, Terus Mau Diganti Hansip?

Jakarta, PAPUANEWS.ID –¬†Wakil Ketua Komisi I DPR fraksi PDI Perjuangan, Tubagus Hasanuddin tidak setuju jika ...