Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / NASIONAL / Isu Pelanggaran HAM di Papua Urusan Indonesia Bukan Internasional

Isu Pelanggaran HAM di Papua Urusan Indonesia Bukan Internasional

Jakarta, PAPUANEWS.ID – Isu kasus pelanggaran HAM yang terjadi belakangan ini di Papua dan menjadi perhatian‎ nasional juga dunia internasional dimanfaatkan pihak separatis dan kelompok radikal untuk mencari dukungan dari luar terhadap proses penyelesaiannya.

Namun semua itu terlihat seperti bahan guyonan setelah dalam PBB sendiri menolak laporan dari beberapa negara pasifik yang mencoba ikut campur urusan rumah tangga Indonesia. Pasalnya negara-negara tersebut tidak punya wewenang sama sekali atas urusan dalam negeri Indonesia.

Senada dengan hal tersebut, tokoh masyarakat Papua, Freddy Numberi, mengatakan bahwa isu pelanggaran HAM yang terjadi di Papua telah ditangani dengan baik oleh pemerintah.

‎”Ya kita harapkan bisa diselesaikan dengan baik‎,” ujar Freddy saat ditemui di kantor Menko Polhukam, Jakarta, Selasa (15/8).

Baca juga :   Natalius Pigai : Separatis Papua Seharusnya Kena Sanksi HAM Berat

Ia berharap masyarakat tidak perlu menanggapi isu-isu yang dihembuskan oleh kelompok-kelompok radikal seperti KNPB yang mengklaim penyelesaian isu pelanggaran HAM di Papua yang akan dibawa menjadi isu Internasional.

Mantan Gubernur Papua Barat ini meyakini, isu pelanggaran HAM di Papua dapat diselesaikan sendiri oleh bangsa Indonesia. “Makanya Pak Menko berjanji tadi bagaimana nanti menyelesaikan dengan cara baik, dengan mengajak seluruh unsur yang ada. Itu yang paling penting,” katanya. (red,Cs)

Komentar Anda

About Charles Suebu

Netizen asal Papua yang memiliki pandangan berbeda terhadap dunia luar.

Check Also

Presiden : Harga BBM Naik Rp 500, Jakarta Demo Sampai 4 Bulan, Coba Lihat Warga Papua

Jakarta, PAPUANEWS.ID – Presiden RI Ir. Joko Widodo menyinggung atas kenaikan yang beberaa kali naik ...