Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / ARTIKEL / Cara Pandang Yang Salah Socratez Yoman Tentang West Papua

Cara Pandang Yang Salah Socratez Yoman Tentang West Papua

PAPUANEWS.ID – Sungguh aneh jika ada pemuka agama menyulut umat untuk tidak mencintai negaranya bahkan menjadi pembelot bagi bangsa sendiri. Sabtu (13/1) kemarin, Pendeta Socratez S. Yoman melalui akun media sosial Facebook menayangkan tulisan pribadinya dengan judul “Indonesia Sesungguhnya Negara Gagal Dalam Konteks West Papua”.

Di dalam tulisannya itu, ia melihat Papua Barat sebagai ladang kolonialisme Indonesia. Beberapa poin yang ia utarakan meliputi tuntutan kemakmuran daerah dan sistem politik yang memberikan kesempatan sama bagi orang Papua.

Selama 72 tahun negara merealisasikan pembangunan dari Sabang sampai Merauke, yang jaraknya setara dari Moskow di Rusia hingga Dublin di Irlandia. Sesuatu yang miris jika Pendeta Socratez justru melihat persebaran penduduk dari luar wilayah Papua ke tanah Papua sebagai penjajahan.

Baca juga :   Penerbangan Perintis di Papua Mendapat Tambahan Slot Time

Padahal, bentangan wilayah Indonesia yang luas adalah tempat hidup bersama. Bahkan dengan percampuran budaya selama ini merupakan jalan yang saling menguatkan untuk membangun Indonesia.

Ini mengingatkan kita pada sejarah perjuangan bangsa, bahwa tidak mungkin kita mencapai takdir sebagai bangsa yang merdeka, tanpa berkumpulnya kesadaran bangsa – bangsa dari Sabang sampai Merauke untuk sama – sama berjuang. Para pemuka agama juga menjadi sumber bagi umat untuk mencintai membangun semangat kejuangan.

Di alam Indonesia merdeka, terkungkung dalam perasaan manja dengan membesar-besarkan peristiwa subjektif menjadi destruktif terhadap pembangunan. Benarlah jika Presiden Joko Widodo selalu menekankan pentingnya revolusi mental pada setiap insan Indonesia untuk menyongsong 100 tahun Indonesia merdeka pada 2045.

Baca juga :   Kereeen!!! GEMAPI Gelar Donor Darah Peringati HUT RI Ke-71

Wacana – wacana miring tidak akan menciptakan solusi bagi percepatan kemakmuran di tanah Papua. Soal ketimpangan ekonomi, tidak perlu diperdebatkan lagi. Bahwa itu merupakan kenyataan, dan itu diamini oleh Presiden Jokowi sendiri.

Kunci dari sebuah pembangunan adalah komitmen. Bukan hanya komitmen dari pemerintah, tapi juga komitmen dari segenap masyarakat untuk menyongsong pembangunan dengan menggulirkan kerja sama, gotong royong, dan yang terpenting tidak melukai kebersamaan yang telah 72 tahun terjalin di antara suku-suku bangsa di Indonesia. (ow)

Komentar Anda

About DAWAR

Berbagi kebahagiaan dengan Cinta yang natural dan berimbang | Surf Your Life | Brake The Limit.

Check Also

Menuju Pilkada Papua Berintegritas

Oleh : Nenu Tabuni, S.Sos PAPUANEWS.ID – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua 2018, tampaknya ...

Translate »