Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / NASIONAL / ITS Segera Uji Coba 3 Mobil Elektrik Jelajahi Sabang Hingga Merauke

ITS Segera Uji Coba 3 Mobil Elektrik Jelajahi Sabang Hingga Merauke

Surabaya, PAPUANEWS.ID – Jelang peluncuran motor listrik Gesits yang direncanakan pada Agustus 2018, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) juga berencana untuk melakukan uji coba keliling Indonesia dengan tiga mobil purwarupa yang ramah lingkungan pada semester II 2018.

Tiga mobil tersebut adalah Blits, Bits, dan pikap WVO Ford Ranger yang mesinnya sudah dimodifikasi.

Ezzy II, sedan listrik purwarupa karya ITS yang sempat dites Presiden Joko Widodo saat meresmikan jalan tol Surabaya-Mojokerto akhir tahun lalu, tidak ambil bagian dalam penjelajahan tersebut.

Dalam perjalanan yang bertajuk “Explore Indonesia dengan Kendaraan Listrik” itu, mobil-mobil tersebut akan menempuh jarak sekitar 20.000 km dari Sabang, Aceh, hingga Merauke, Papua.

“Persiapannya sejak November tahun lalu, dan direncanakan semuanya rampung pada Juli (2018),” kata Direktur Pusat Unggulan Iptek Sistem dan Kontrol Otomotif (PUI SKO) ITS Muhammad Nur Yuniarto, Selasa (13/2/2018).

Dijelaskan Nur, misi ini untuk menguji ketangguhan kendaraan-kendaraan tersebut, karena ITS juga memiliki rencana untuk mengikuti ajang reli Paris-Dakar menggunakan kendaraan listrik.

“Kita akan menguji, seberapa tangguh kendaraan hasil rancangan kita, jika menghadapi beragam kondisi dan cuaca di Indonesia,” jelas Nur.

Ekspedisi ini, sambungnya, juga akan melibatkan motor listrik Gesits. Saat peluncuran motor listrik Gesits nanti di Jakarta, pihaknya akan sekaligus mengabarkan rencana ekspedisi ini.

“Nanti kita juga akan menguji ketangguhan Gesits menjelajah dari Jakarta hingga Merauke juga,” janjinya.

Gesits sempat menjalani pengujian Jakarta-Bali pada 2016. Tiga unit purwarupa motor listrik tersebut berhasil menempuh jarak 1.400 km tanpa kesulitan berarti. Berikut kami paparkan konsep tiga kendaraan yang akan menjelajah tersebut.

Baca juga :   Komisi III DPR RI: Kelompok Kriminal Di Papua Masuk Kategori Terorisme

Blits

Blits adalah mobil bermodel buggy crossover. Bentuk mobil seperti ini biasa dilihat dalam ajang balap penjelajahan, seperti Reli Dakkar.

Tim ITS merancang Blits untuk bergerak menggunakan tenaga listrik murni yang disalurkan kepada roda melalui girboks continuously variable transmission (CVT).

Mobil berkapasitas dua penumpang ini dibekali motor listrik berdaya 100 kW, dengan baterai 18650 lithium-ion 90 kWh, 350 volt.

Dalam sekali pengisian baterai, mobil tersebut diklaim dapat menjelajah hingga 200 km.

Bits

Mobil kedua adalah Bits. Ia adalah kendaraan hibrida berbasis mesin diesel yang juga dapat bergerak menggunakan bahan bakar berupa minyak jelantah alias minyak goreng bekas.

Selain itu, mobil berkapasitas dua penumpang ini juga dibekali mesin generator 50 kVa yang menyuplai tenaga ke baterai 50 kWh untuk menggerakkan motor listrik bertenaga 100 kW.

WVO Ford Ranger

Kendaraan terakhir adalah mobil konvensional dari jenama Ford dengan jenis Ranger. Namun ITS telah memodifikasi mesinnya hingga bisa menggunakan bahan bakar yang berasal dari minyak tumbuhan. WVO adalah singkatan dari waste vegetable oil.

“Kalau untuk mobil ketiga, itu hanya model support, tapi mesinnya sepenuhnya dibuat oleh ITS. Untuk pengujiannya tetap kita akan menurunkan dua penumpang,” terang Nur.

Etape perjalanan

Kapan tepatnya eksplorasi itu dimulai belum ditetapkan. Namun Nur memaparkan perjalanan dimulai dengan mengeksplorasi Pulau Sumatra, dimulai dari titik 0 km di Sabang, Aceh, hingga ke Lampung. Jarak sejauh 3.511 km itu diperkirakan bakal ditempuh selama 13 hari.

Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan jelajah Pulau Jawa dari Merak, Banten, hingga Surabaya, Jawa Timur. Total jelajah 1.047 kilometer akan coba ditempuh dalam 4 hari perjalanan.

Baca juga :   Ukiran Suku Kamoro Papua Dipamerkan di Jakarta

Etape ketiga, tim ITS akan mengeksplorasi Pulau Kalimantan, mulai dari ibu kota Kalimantan Barat, Pontianak, hingga Samarinda di Kalimantan Timur. Mereka menargetkan jarak 2.086 km itu bisa diselesaikan dalam waktu 8 hari.

Lanjut ke Pulau Sulawesi. Mereka akan berpetualang dari Makassar, Sulawesi Selatan, hingga Manado di Sulawesi Utara. Jarak tempuh mencapai 3.325 km, waktu tempuh diperkirakan 16 hari.

Dari Manado mereka beranjak ke Provinsi Maluku untuk melintasi Tobelo, Ternate, Pulau Ambon, dan Pulau Seram dalam waktu 10 hari.

Setelah itu tim ITS masuk ke Sorong, Papua Barat, menuju Merauke, lalu masuk ibu kota Provinsi Papua, Jayapura, kemudian turun ke Merauke. Mereka memperkirakan perjalanan itu akan menghabiskan waktu 15 hari.

Tak selesai di Merauke, tim akan kembali ke Jawa melalui Pulau Timor dan Flores di Nusa Tenggara Timur. Setelah itu lanjut ke Pulau Sumbawa, Lombok dan Bali, sebelum akhirnya tiba kembali di Pulau Jawa. Etape terakhir perjalanan ini dijadwalkan selesai dalam 20 hari.

Selain melakukan tes performa kendaraan, momentum ini juga dimanfaatkan untuk melakukan promosi dan edukasi kendaraan listrik dan kendaraan berbahan bakar ramah lingkungan buatan Indonesia.

Selama perjalanan itu mereka juga akan ikut mempromosikan pariwisata dari daerah-daerah yang mereka lalui.

Menurut Nur, untuk penjelajahan tersebut ITS akan menghabiskan uang hampir Rp2 miliar. Oleh karena itu ia berharap banyak pihak yang bersedia ikut mendukung suksesnya perjalanan ini.

Sumber: Beritagar

Komentar Anda

About ALFRED KARAFIR

Check Also

Ada 73 Penyalur BBM Satu Harga Tahun Ini

Jakarta, PAPUANEWS.ID – Program Pemerintah untuk mencanangkan BBM satu harga sudah direncanakan mulai dari tahun ...

Translate »