Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / NASIONAL / Pemerintah Genjot Pembangunan dan Fasilitasi di Papua dan Papua Barat

Pemerintah Genjot Pembangunan dan Fasilitasi di Papua dan Papua Barat

Jayapura, PAPUANEWS.ID –  Selain pembangunan jalan yang membuka akses jalur yang dikenal dengan Trans Papua yang saat ini mencapai tahap penyelesaian dan pengaspalan, pemerintah juga tengah mengupayakan serta memfokuskan pengembangan fasilitas dan pembangunan infrastruktur serta akomodasi di Papua dan Papua Barat.

Pemerintahan era Joko Widodo (Jokowi) ini juga menambah infrastruktur energi, besarnya pembangunan infrastruktur juga tidak terlepas dari kebijakan pemerintah yang mengurangi secara drastis subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dua tahun lalu.

Berikut infografisnya.

Tak hanya itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga sedang merampungkan pengerjaan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw yang kelak dilengkapi infrastruktur penunjang lainnya, seperti pasar sehingga kawasan PLBN dapat berfungsi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Rehabilitasi irigasi dilakukan secara padat karya yang melibatkan perkumpulan petani pemakai air (P3A),” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Senin (6/3).

Pembangunan di sektor perumahan juga dilakukan, diantaranya adalah memperbaiki rumah-rumah yang tidak layak huni, melalui program rumah swadaya.

“Ditargetkan di Papua dan Papua Barat masing-masing sebanyak 3.500 unit. Selain itu ada program rumah khusus yang dibangun untuk  nelayan, tenaga medis, dan pemuka agama,” ujar Menteri Basuki.

Di tempat berbeda, Kementerian Perhubungan  juga menegaskan tentang kebijakan akomodasi hingga subsidi untuk memperlancar peningkatan ekonomi

Menhub memaparkan, pembangunan infrastruktur transportasi laut dan penyeberangan perlu dioptimalkan dalam mendukung konektivitas antar-pulau serta angkutan barang di Papua.

Adanya tol laut, ia menjelaskan, dapat mengurangi disparitas harga antara timur dan barat. Saat ini tol laut sudah dapat mencapai wilayah di Timika, Merauke, Manokwari. Hal itu akan ditingkatkan untuk dapat mencapai wilayah yang berada di ketinggian (pegunungan).

Baca juga :   Menhan: Ada Provokator Terkait Kasus Papua

Budi juga menuturkan perlunya pengembangan transportasi sungai untuk dapat menuju ke daerah terpencil/terdalam di wilayah Papua.

“Mulai tahun ini distribusi barang sudah kita lakukan melalui sungai di Merauke, Timika, Asmat ke wilayah utara sehingga angkutan barang bukan hanya di daerah pantai saja tapi juga di daerah sungai sehingga harga barang akan lebih murah,” ujar Budi Karya.

Lebih lanjut Menhub menjelaskan peran transportasi udara diperlukan dalam menghubungkan daerah-daerah terpencil di Papua.

Maka dari itu, dari segi penerbangan, Kemenhub akan membangun delapan bandara yang panjangnya lebih dari 1000 meter jadi pesawat yang besar bisa mendarat di sana (Papua). (dw)

Komentar Anda

About DAWAR

Berbagi kebahagiaan dengan Cinta yang natural dan berimbang | Surf Your Life | Brake The Limit.

Check Also

Wakil Ketua Komisi I DPR : Kalau Tentara Ditarik, Terus Mau Diganti Hansip?

Jakarta, PAPUANEWS.ID – Wakil Ketua Komisi I DPR fraksi PDI Perjuangan, Tubagus Hasanuddin tidak setuju jika ...