Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / KESEHATAN / Malaria Harus Angkat Kaki Dari Papua

Malaria Harus Angkat Kaki Dari Papua

Jayapura, PAPUANEWS.ID – Alam Papua dan Papua Barat bukan hanya terkenal karena ke-eksotisan alamnya namun juga penyakit Malaria yang menjadi persoalan umum di bumi cenderawasih ini. Untuk melepaskan predikat daerah paling banyak terjadi kasus malaria yang selama ini identik dengan Papua maka Dinas Kesehatan Provinsi Papua terus berupaya memberantas malaria dengan memberikan obat antimalaria.

“Semua kasus malaria melalui pemeriksaan laboratorium. Bila positif malaria, harus diberikan obat antimalaria. Tidak boleh pakai obat-obatan yang lain,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis AIDS, TB dan Malaria (ATM) Dinkes Papua Bery Wopari di Jayapura, Papua, Senin, (13/3).

Menurut Bery, semua pasien atau orang yang datang dengan keluhan demam harus diperiksa darahnya. “Setelah pemeriksaan, baru ditentukan adanya penyakit malaria atau tidak. Kemudian, bisa mendapatkan obat antimalaria,” katanya.

Baca juga :   Usai Dikritik Mahasiswa Dinas Kesehatan Papua Bentuk Tim Tanggap Darurat Korowai

Bery menjelaskan, sejak dahulu jika seseorang merasa badannya mengalami demam, akan langsung ke apotek membeli obat klorokuin. “Satu hari minum obat, lalu rasa badan sudah enak langsung tidak dilanjutkan. Nah, itu menjadi salah satu persoalan bagi kami di Papua, khususnya bagian pengendalian malaria karena makin sering mengkonsumsi maka penderita akan kebal terhadap obat tersebut, sekarang persoalannya adalah apakah petugas kesehatan di daerah terpencil mau ke rumah masyarakat untuk periksa malaria, mau melakukan pemeriksaan malaria kepada ibu hamil atau tidak, kembali lagi kepada ketersediaan petugas kesehatan,” ujar dia.

Kemudian, alat pemeriksaan malaria ada atau tidak. Jika alat pemeriksaan dan obat bisa dipastikan dalam kondisi mencukupi, tinggal kembali kepada petugas kesehatan yang bekerja di lapangan.

Baca juga :   Buah Ajaib Dari Papua Dipercaya Ampuh Obati Kanker

“Peralatan dan obat ada, tetapi kalau tidak ada petugas kesehatan, maka tidak dapat memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.

Dinkes dan masyarakat tentunya ingin terlepas dari ancaman malaria dan bahkan malaria harus angkat kaki dari Papua sehingga tidak lagi mengancam anak cucu kita kelak. Maka perilaku hidup sehat harus diterapkan sebagai langkah awal pencegahannya.

Bery menambahkan, upaya lain yang dilakukan pihaknya untuk memberantas penyakit malaria adalah dengan pemberantasan sarang nyamuk dan pemasangan kawat antinyamuk di setiap ventilasi. Selain itu, pembersihan bak mandi, pembersihan genangan air, menguburkan bekas daun-daun basah dan kaleng.

“Semua itu kami lakukan untuk mencegah penyebaran malaria di Papua sebelum memasuki fase eliminasi malaria pada 2030,” ujar dia (dw)

Komentar Anda

About DAWAR

Berbagi kebahagiaan dengan Cinta yang natural dan berimbang | Surf Your Life | Brake The Limit.

Check Also

Save Korowai Dinilai Sebagai Wujud Peningkatan Kesehatan Masyarakat

Jayapura, PAPUANEWS.ID – Perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dalam bidang kesehatan salah satunya dicerminkan melalui ...