Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / KESEHATAN / Usai Dikritik Mahasiswa Dinas Kesehatan Papua Bentuk Tim Tanggap Darurat Korowai

Usai Dikritik Mahasiswa Dinas Kesehatan Papua Bentuk Tim Tanggap Darurat Korowai

Jayapura, PAPUANEWS.ID – Usai dikritik mahasiswa dengan aksi demo, Rabu (28/3) yang meminta pemerintah agar memperhatikan maslaah kesehatan yang dialami Suku Korowai di Merauke, kini Dinas Kesehatan Provinsi Papua membentuk tim tanggap darurat untuk diturunkan ke Kampung Suku Korowai, salah satu wilayah pedalaman yang nyaris warganya tak tersentuh pelayanan kesehatan di provinsi itu.

“Untuk solusi dari bidang kesehatan di Korowai, dalam bulan April 2017 ini kami akan turunkan tim tanggap darurat ke Korowai,” kata Kadinkes Papua Aloisius Giyai seperti dilansir Antara, Kamis (30/3).

Selanjutnya, setelah Mei 2017 Dinas Kesehatan Papua akan menempatkan tim kesehatan satuan tugas kaki telanjang/terapung ke wilayah Suku Korowai.

Baca juga :   Waspada, Kanker Serviks Sudah Lazim Seperti Malaria

“Tim satgas kesehatan kaki telanjang/terapung yang kontrak selama dua tahun untuk bertugas di Korowai,” ujarnya.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa berunjuk rasa di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan Gedung DPRP, pada Rabu dengan agenda meminta pemerintah peduli pada urusan kesehatan suku Korowai yang hidup terpencil di pedalaman.

“Setiap tahun ada sekitar 60 orang meninggal dari Suku Korowai akibat sakit yang tidak pernah mendapat pelayanan kesehatan,” kata Ketua Tim Peduli Kesehatan dan Pendidikan (TPKP) Rimba Papua, Norberd Kemi Bobii, saat berunjuk rasa.

Menurut dia aksi damai itu dilakukan sebagai refleksi kemanusiaan di tengah derasnya Otonomi Khusus Papua dan melimpahnya laba Freeport yang diterima pemerintah, banyak warga Papua belum mendapatkan pelayanan di sektor kesehatan.

Baca juga :   Ditargetkan Tahun ini 50 Puskesmas di Papua Terakreditasi

“Seharusnya masalah kesehatan perlu dipandang sebagai salah satu titik keberhasilan bagi rakyat Papua dan pemerintahan, tetapi tidak ada perhatian oleh berbagai kalangan,” ujarnya.

Dia mengatakan secara khusus masyarakat Korowai perlu mendapat perhatian serius, jangan ada pembiaran karena ini berdampak terhadap angka harapan hidup yang kian menipis atau rendah dan berdampak terhadap pendidikan dan ekonomi masyarakat setempat. (red, CS)

Komentar Anda

About Charles Suebu

Netizen asal Papua yang memiliki pandangan berbeda terhadap dunia luar.

Check Also

Miris, Penderita HIV Yang Meninggal Di Papua Dengan Status Pelajar

Jayapura, PAPUANEWS.ID – Berkisar 20 dari 57 orang penderita HIV/AIDS di Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, ...