Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / NASIONAL / Pertama di Dunia Penilaian Kesehatan Hiu Paus di TNTC Papua Barat

Pertama di Dunia Penilaian Kesehatan Hiu Paus di TNTC Papua Barat

Jakarta, PAPUANEWS.ID – Populasi Hiu Paus yang sejak tahun 2016 termasuk dalam status ‘Terancam Punah’ (Endangered) dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah Internasional Union for Conservation of Nature (IUCNRed List), di Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Papua Barat untuk pertama kalinya diperiksa kesehatannya.

 

Tim Peneliti yang terdiri dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)/Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih (BBTNTC), Universitas Papua (UNIPA), Conservation International (CI), dan Georgia Aquarium, memeriksa kesehatan sekitar 26 ekor hiu paus, serta memasang 7 buah penanda satelit (satellite tag), dan 4 buah penanda akustik (accoustic tag) pada kulit hiu paus tersebut.

Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut (KKHL), Ir. Andi Rusandi, S.Pi., M.Si menyampaikan pentingnya informasi tentang kesehatan lingkungan Hiu Paus bagi pihak yang ingin mengembangkan ekowisata Hiu Paus guna mendukung pelestarian dan pengelolaannya di Indonesia.

Baca juga :   Komisi I DPR RI Kutuk Penyanderaan Warga Oleh KKB

 

“Pengembangan ekowisata Hiu Paus di Indonesia harus menekankan aspek konservasi. Untuk keperluan itu, KKP juga telah menerbitkan buku Pedoman Wisata Hiu Paus yang dapat menjadi panduan. hasil penelitian ini akan memperkaya informasi tentang spesies ini karena kini data status populasi dan migrasi Hiu Paus cukup terbatas, sehingga dukungan banyak pihak sangat kami apresiasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala BBTNTC  pengelola Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Ben G. Saroi menyampaikan apresiasinya atas inisiatif penelitian berkesinambungan dan komprehensif yang dilaksanakan untuk mendukung pelestarian hiu paus dan memberi referensi bagi pengelolaan pariwisata berkelanjutan.

“Teluk Cenderawasih sebagai rumah bagi populasi Hiu Paus terbesar di Indonesia membutuhkan informasi menyeluruh atas spesies terancam punah ini. Karena itu, data dari hasil penelitian dan informasi komprehensif yang akan diperoleh terkait hiu paus akan melengkapi informasi/data sebelumnya hasil kerjasama BBTNTC, WWF dan Unipa, sebagai referensi penguatan kebijakan konservasi serta kebijakan kelola pariwisata di Teluk Cenderawasih,” ujar Ben.

Baca juga :   Polri Serius Tangani Teror KKB di Timika Papua

Vice President Conservation International Indonesia, Ketut Putra menambahkan pentingnya informasi penelitian ini bisa menjadi acuan bagi pemerintah Indonesia dalam pengelolaan ekowisata hiu paus secara berkelanjutan dengan cara yang bermanfaat bagi masyarakat pesisir setempat tanpa memberi dampak negatif bagi kesejahteraan Hiu Paus, “kami sangat senang dan mengapresiasi betapa BBTNC-KLHK dan KKP memulai memanfaatkan data ilmiah dalam membangun tata kelola spesies yang sangat sensitif ini demi kebelangsungannya.”(red,Cs)

Komentar Anda

About Charles Suebu

Netizen asal Papua yang memiliki pandangan berbeda terhadap dunia luar.

Check Also

Wakil Ketua Komisi I DPR : Kalau Tentara Ditarik, Terus Mau Diganti Hansip?

Jakarta, PAPUANEWS.ID – Wakil Ketua Komisi I DPR fraksi PDI Perjuangan, Tubagus Hasanuddin tidak setuju jika ...