Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / INTERNASIONAL / Peran Aktif Indonesia Bagi Negara-Negara Pasifik

Peran Aktif Indonesia Bagi Negara-Negara Pasifik

Samoa, PAPUAEWS.ID – Usai mengikuti 48th Pasific Leader Forum yang berlangsung 4-8 Septermber 2017 lalu di Apia, Samoa, Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya, menyatakan sudah saatnya Indonesia bekerja sama dengan berperan lebih aktif dengan negara-negara kawasan Asia Pasifik.

Hasil pertemuan bilateral, Tantowi Yahya dengan pimpinan negara-negara Pasifik membuka peluang yang bisa dilakukan bersama dengan 16 negara di luar Australia dan Selandia Baru. “Peluang ini perlu kita tindaklanjuti,” kata Tantowi Yahya melalui pesan singkat. (11/9).

Menurutnya ada dua alasan penguatan peran Indonesia di kawasan Asia Pasifik, “pertama perluasan pasar bagi produk Indonesia dan yang kedua dalam rangka keterlibatan yang selama ini kurang digarap secara serius di Asia Pasifik,” jelas Tantowi.

Baca juga :   FIJI : Kembalikan Papua kepada Indonesia

Indonesia dan pasifik yang sama-sama berasal dari rumpun Melanesia dan Polynesia memiliki banyak kesamaan, misalnya mengkonsumsi makanan yang sama yakni beras, singkon, talas, ubi, sukun, kelapa dan sebagainya.

“Karena kesamaan tersebut, negara-negara ini membutuhkan bantuan kita dalam hal pengolahan bahan-bahan tersebut menjadi berbagai produk seperti di negara kita,” jelasnya.

Indonesia yang telah melakukan kerja sama dengan United Nation Development Program (UNDP), dalam waktu dekat akan mendatangkan beberapa ahli masak dan ahli gizi dari Indonesia. Mereka akan berbagi pengetahuan tentang pembuatan aneka makanan dari bahan-bahan yang kaya gizi dan higienis.

Disinggung mengenai Samoa, Tantowi menjelaskan secara kultural, rakyat Indonesia mempunyai kedekatan dengan masyarakat di Pasifik. Fakta ini harus mampu dikapitalisasi dalam rangka mendekatkan diri ke mereka.

Baca juga :   Separatisme Papua Bukan Prioritas Program Kerja MSG

“Mereka selama ini seperti jauh di mata jauh pula di hati. Kita harus ubah menjadi dekat di mata dan dekat di hati,” katanya.

Samoa sendiri telah bersedia menjadi pintu masuk dan hub perdagangan langsung Indonesia dengan negara-negara Pasifik. Saat ini mereka sangat membutuhkan para ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dari Indonesia. Khususnya untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang penggunaan TIK sebagai basis perdagangan, pemerintahan, dan demokrasi.

“Sebagai negara yang hidup dari pariwisata, pertanian dan perikanan yang rentan terhadap perubahan iklim, Samoa dan negara-negara di Pasifik sangat membutuhkan bantuan kita dalam bidang eco-tourism, pertanian, perikanan dan perubahan iklim termasuk didalamnya penanganan sampah plastik di laut,” jelasnya. (red,Cs)

Komentar Anda

About Charles Suebu

Netizen asal Papua yang memiliki pandangan berbeda terhadap dunia luar.

Check Also

KAPP Apresiasi Tawaran Kerja Sama Pemerintah Inggris

Jayapura, PAPUANEWS.ID – Tawaran kerja sama datang dari tim Program Pertumbuhan Ekonomi Hijau dari Pemerintah ...